Download

9/04/2010

Microcontroller Project Versi 7

Micro 7.0 adalah sebuah graphical IDE (Integrated Development Environment) untuk mikrokontroler keluarga MCS-51 yang menggunakan compiler ASEMW.EXE. Dengan demikian, sintak yang digunakan dalam Micro 7.0 adalah sintak ASEMW jika ditulis menggunakan bahasa assembly.

Selain menggunakan bahasa assembly, Micro 7.0 juga bisa menggunakan bahasa c untuk menulis programnya, yaitu menggunakan SDCC.

Micro 7.0 mengintergrasikan editor yang dilengkapi dengan code explorer, code hint, dan auto completion sehingga penulisan program menjadi lebih mudah. Dan dengan adanya simulator, Anda akan dimudahkan dalam memahami jalannya program dan pada saat melacak kesalahan logika program.

Micro 7.0 memberikan fitur-fitur tambahan dari versi sebelumnya yang akan menambah kemudahan Anda membuat proyek mikrokontroler. Fitur-fitur baru tersebut antara lain:

* Code Explorer

Jika kita membuat sebuah deklarasi variabel, maka secara otomatis variabel-variabel tersebut akan dibuat daftarnya dan akan muncul pada panel kiri dari setiap editor. Demikian juga dengan label yang telah kita buat, makro yang kita buat dan lain-lain.

Daftar yang dibuat di panel kiri diurutkan berdasarkan abjad, bukan posisi. Dengan klik ganda pada obyek yang dituju, kursor akan ditempatpan di posisi obyek tersebut dituliskan.
* Auto Completion

Dengan adanya auto completion, saat kita menulis program, kita akan disuguhi pilihan dengan obyek-boyek yang telah kita buat. Dengan demikian, penulisan program bisa menjadi lebih cepat dan tidak mudah terjadi salah tulis.

Code completion muncul secara otomatis atau bisa dipanggil dengan tombol Ctrl+Spasi

Code completion ini akan secara otomatis muncul jika kita membuat spasi dan saat itu merupakan bagian yang tepat untuk menambahkan kode. Sebagai contoh, saat kita membuat spasi setelah menuliskan acall, maka yang akan dimunculkan adalah semua label yang telah dibuat. Demikian juga jika kita menulis mov, maka setelah menambahkan spasi akan segera dimunculkan semua variabel yang telah kita buat.

Kita juga bisa memanggil agar code completion ini muncul dengan cara menekan tombol Ctrl+Spasi. Jika kita menulis program dalam bahasa C, maka code completion ini tidak akan muncul secara otomatis, kita harus memanggilnya untuk muncul dengan menekan tombol Ctrl+Spasi.
* Code Hint

Jika kita membuat makro atau fungsi pada penulisan program C, maka terkadang kita lupa akan parameter apa saja yang dimiliki oleh makro atau fungsi tersebut. Saat kita menulis sebuah pemanggilan makro atau fungsi, maka secara otomatis akan dimunculkan hint yang menunjukkan parameter yang dimiliki oleh makro atau fungsi tersebut.

Code Hint membantu menunjukkan parameter pada makro atau fungsi. Muncul secara otomatis atau bisa dipanggil dengan menekan tombol Ctrl+Shift+Spasi

Dan sama seperti code completion, jika code hint tidak muncul secara otomatis, maka kita bisa memanggilnya agar muncul dengan menekan tombol Ctrl+Shift+Spasi.

Hal yang paling menarik dari Microcontroller Project adalah integrasi dengan simulator yang bisa dilink ke berbagai program/simulator lain. Kemampuan simulator yang bisa dilink ke simulator lain ini menjadikan Microcontroller Project sangat memudahkan kita dalam merancang sistem berbasis mikrokontroler.

9/01/2010

TeamViewer 8.0 SiLeNt InsTall


TeamViewer 8.0.16642 SiLeNt InsTall

Mirrors: Rapidshare | Sharebeast

FREE Download TeamViewer 8.0 Full Version - TeamViewer merupakan salah satu software Remote Desktop yang sudah sangat populer dan banyak digunakan karena kemudahannya serta mampu berjalan di berbagai sistem operasi, seperti Windows, Mac OX X, Linux, iOS dan juga Android. TeamViewer terdiri dari dua buah program utama, satu program dijalankan di komputer kita dan satu lagi di komputer yang akan kita akses melalui komputer kita (remote). Setelah keduanya terkoneksi maka kita bisa mengakses komputer secara remote dengan mudah karena tampilannya merupakan tampilan dekstop komputer remote (lengkap dengan start menu, icon2 dan program2 yang ada).

Screenshot


TeamViewer is a simple and fast solution for remote control, desktop sharing and file transfer that works behind any firewall and NAT proxy.To connect to another computer just run TeamViewer on both machines without the need of an installation procedure. With the first start automatic partner IDs are generated on both computers. Enter your partner’s ID into TeamViewer and the connection is established immediately.

With many thousand users worldwide TeamViewer is a standard tool to give support and assistance to people in remote locations. The software can also be used for presentations, where you can show your own desktop to a partner. TeamViewer also is VNC compatible and offers secure, encrypted data transfer with maximum security. TeamViewer establishes connections to any PC all around the world within just a few seconds. You can remote control your partner’s PC as if you were sitting in right front of it.TeamViewer is completely free for private use.

Features

  • One solution for everything. While most competitors offer different packages for remote support, remote administration, training and sales (and also charge for them…) TeamViewer is the one-stop solution for everything you need: TeamViewer includes all modules in one simple and very affordable package.
  • Remote administration of unattended servers. TeamViewer can also be used to control unattended computers and servers. Installation as a system service even allows remote reboot and reconnect. • File transfer. TeamViewer comes with integrated file transfer that allows you to copy files and folders from and to a remote partner – which also works behind firewalls
  • Highest security standard. TeamViewer is a very secure solution. All versions feature completely secure data channels with key exchange and RC4 session encoding, the same security standard used by https/SSL.
  • No installation required. To install TeamViewer no admin rights are required. Just run the software and off you go…
  • High performance with international router network. Optimized for connections over LANs AND the Internet, TeamViewer features automatic bandwidth-based quality selection for optimized use on any connection. TeamViewer uses an extended international server network with server locations in many countries all over the world, so no matter where you are located we will make sure that a high-security, high-performance router near your home destination will ensure great performance.
  • Remote support without installation. With TeamViewer you can remotely control any PC anywhere on the Internet. No installation is required, just run the application on both sides and connect – even through tight firewalls.
  • Remote presentation of products, solutions and services. The second TeamViewer mode allows you to present your desktop to a partner. Show your demos, products and presentations over the Internet within seconds – live from your screen.
  • Works behind firewalls. The major difficulties in using remote control software are firewalls and blocked ports, as well as NAT routing for local IP addresses. If you use TeamViewer you don’t have to worry about firewalls: TeamViewer will find a route to your partner.
  • Flexible use for a variety of applications. TeamViewer lets you connect to your partners in many different ways: You can either view or control your partner’s desktop in order to do online-support; You can transmit your screen to your partners for presentation purposes – You may even change directions during a session for high fidelity teamwork!

Link download
Mirror via Rapidshare

Mirror via Sharebeast

Password: koskomputer

Installasi
1. Ekstrak rar
2. Run TeamViewer 8.msi
3. Enjoy

Cara Membuat Aplikasi WinRar di Delphi 7


Selamat siang agan-agan.Pada puasa gak !? Hehe.Untungnya siang ini cuaca agak mendung , jadinya tidak terlalu kehausan.Biarpun puasa , aktifitas coding , blogging dan learning tetep harus jalan.Pada postingan kali ini , saya akan memberikan tutorial Cara Membuat Aplikasi WinRar di Delphi 7.Udah tau dong WinRar itu apa !? Yups , aplikasi yang berfungsi untuk mengkompres beberapa file menjadi satu , dan tentu mendekompresnya lagi.Berguna banget kalau kita mau mengkopi file yang berjumlah banyak , agar lebih ringkas dan terlihat rapi.Lalu tunggu apa lagi !? Buka borland Delphi 7 anda dan mari kita berguling (maksudnya rolling !! haha)

Yang paling esensial dari program yang akan kita buat ini , adalah 2 buah procedure.Masing-masing untuk kompres dan dekompres file.Pertama , kita akan membuat procedure untuk kompres terlebih dahulu.Ketikan kode berikut setelah {$R *.dfm}


  1. procedure kompresFile(Files : TStrings; const namaFile : String);  
  2. var  
  3.   fileMasuk, fileKeluar, tmpFile : TFileStream;  
  4.   kompres : TCompressionStream;  
  5.   i,l : Integer;  
  6.   s : String;  
  7.   
  8. begin  
  9.   if Files.Count > 0 then  
  10.   begin  
  11.     fileKeluar := TFileStream.Create(namaFile,fmCreate);  
  12.     try  
  13.       { jumlah file yang akan di kompres }  
  14.       l := Files.Count;  
  15.       fileKeluar.Write(l,SizeOf(l));  
  16.       for i := 0 to Files.Count-1 do  
  17.       begin  
  18.         fileMasuk := TFileStream.Create(Files[i],fmOpenRead);  
  19.         try  
  20.           { nama asli file }  
  21.           s := ExtractFilename(Files[i]);  
  22.           l := Length(s);  
  23.           fileKeluar.Write(l,SizeOf(l));  
  24.           fileKeluar.Write(s[1],l);  
  25.           { ukuran asli file }  
  26.           l := fileMasuk.Size;  
  27.           fileKeluar.Write(l,SizeOf(l));  
  28.           { kompress dan simpan file temporari}  
  29.           tmpFile := TFileStream.Create('tmp',fmCreate);  
  30.           kompres := TCompressionStream.Create(clMax,tmpfile);  
  31.           try  
  32.             kompres.CopyFrom(fileMasuk,l);  
  33.           finally  
  34.             kompres.Free;  
  35.             tmpFile.Free;  
  36.           end;  
  37.           { menambahkan file terkompresi ke file tujuan }  
  38.           tmpFile := TFileStream.Create('tmp',fmOpenRead);  
  39.           try  
  40.             fileKeluar.CopyFrom(tmpFile,0);  
  41.           finally  
  42.             tmpFile.Free;  
  43.           end;  
  44.         finally  
  45.           fileMasuk.Free;  
  46.         end;  
  47.       end;  
  48.     finally  
  49.       fileKeluar.Free;  
  50.     end;  
  51.     DeleteFile('tmp');  
  52.   end;  
  53. end;  

Perhatikan bahwa variabel files bertipe TString.Artinya , kita bisa menambahkan beberapa file sekaligus dan menjadikannya satu file terkompresi.Untuk memanggil procedure diatas misal dengan menekan tombol , gunakan kode berikut


  1. procedure TForm1.button1Click(Sender: TObject);  
  2. begin  
  3.   kompresFile(namaBeberapaFileYangAkanDiKompres , namaOutputFileTerkompres);  
  4. end;  

Selanjutnya adalah , kita akan membuat procedure untuk dekompres file yang terkompres sebelumnya.Ketikan procedure di bawah ini setelah procedure kompresFile


  1. procedure dekompresFile(const namaFile, folderTujuan : String);  
  2. var  
  3.   tujuan,s : String;  
  4.   dekompres : TDecompressionStream;  
  5.   fileMasuk, fileKeluar : TFilestream;  
  6.   i,l,c : Integer;  
  7. begin  
  8.   
  9.   tujuan := IncludeTrailingPathDelimiter(folderTujuan);  
  10.   
  11.   fileMasuk := TFileStream.Create(namaFile,fmOpenRead);  
  12.   try  
  13.     { number of files }  
  14.     fileMasuk.Read(c,SizeOf(c));  
  15.     for i := 1 to c do  
  16.     begin  
  17.       { membaca nama file }  
  18.       fileMasuk.Read(l,SizeOf(l));  
  19.       SetLength(s,l);  
  20.       fileMasuk.Read(s[1],l);  
  21.       { membaca ukuran file }  
  22.       fileMasuk.Read(l,SizeOf(l));  
  23.       { dekompres file dan menyimpannya }  
  24.       s := tujuan+s; //memasukan tujuan pathnya  
  25.       fileKeluar := TFileStream.Create(s,fmCreate);  
  26.       dekompres := TDecompressionStream.Create(fileMasuk);  
  27.       try  
  28.         fileKeluar.CopyFrom(dekompres,l);  
  29.       finally  
  30.         fileKeluar.Free;  
  31.         dekompres.Free;  
  32.       end;  
  33.     end;  
  34.   finally  
  35.     fileMasuk.Free;  
  36.   end;  
  37. end;  

Dan untuk memanggil procedure diatas misal dengan menekan tombol , ketikan kode berikut


  1. procedure TForm1.button1Click(Sender: TObject);  
  2. begin  
  3.   dekompresFile(fileYangAkanDiDekompres,folderTujuan);  
  4. end;  

Teettooooott !! Beres deh.Apanya yang beres yu !? Dari tadi kan ente gak nyuruh masukin component apapun !! Emang sih , hehe .. Tapi tenang , saya sudah membuat contoh program berikut source codenya yang bisa agan-agan download DISINI.Silahkan agan modifikasi sesuka hati , yang terpenting dari program tersebut ya 2 procedure di atas tadi.Implementasinya dalam program , tergantung selera anda dong !? hehe..Sekian postingan kali ini , semoga bermanfaat.

8/10/2010

Volt Meter & Ampere Meter With PIC


Volt meter & ampere meter with PIC ini dapat digunakan untuk mengukur tegangan dan arus secara bersamaan. Rangkaian volt meter & ampere meter with PIC ini menggunakan PIC16F876A sebagai pemroses data tegangan dan arus yang sedang di ukur. Rangkaian ini menggunakan penampil berupa LCD 16×2 yang digunakan untuk menmpilkan data hasil pengukuran tegangan dan arus. Dalam artikel volt meter & ampere meter with PIC ini yang dibahas hanya terbatas pada perangkat kerannya saja. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dari gambar rangkaian volt meter & ampere meter with PIC dibawah.

Gambar Rangkaian Volt Meter & Ampere Meter With PIC

Pada rangkaian volt meter & ampere meter with PIC diatas digunakan 3 buah tombol untuk seting calibrasi data pengukuran. Rangkaian ini pada dasarnya bekerja dengan sumber tegangan 5VDC.

8/07/2010

Cara Membuat Aplikasi Entri Data Dengan Delphi 7



Selamat sore agan-agan , pada postingan kali ini saya akan menyajikan tutorial mengenai Cara Membuat Aplikasi Entri  Data Delphi 7.Aplikasi ini dapat di gunakan oleh kasir untuk entri data  dan langsung di print.Terdengar sangat sulit !? Ternyata tidak.Aplikasi yang akan kita buat kali ini di buat sangat sederhana agar mudah di mengerti.Tidak ada database yang ngejelimet.Dan menjadikan array sebagai vault/tempat penyimpanan sementara data yang akan kita input.Lalu bagaimana caranya !?Makanya , pantengin terus blog ini :D

Buka borland delphi 7 anda , lalu tambahkan komponen-komponen berikut :


Komponen
Properties
Keterangan
Tlabel (3 buah)
Caption:Kode Barang , Nama Barang , harga

Tedit (3buah)
Name:edKodeBarang,edNamaBarang,edHarga

Tbutton (3buah)
Caption:Simpan,Tampilkan,Print
Name:btnSimpan,btnTampilkan,btnPrint

TMemo
Name:moLaporan
Hapus linesnya
TForm1
Name:FentriData , Caption: Entri Data
 

Lalu susun komponen-komponen tersebut sesuai gambar berikut














Tambahkan variabel berikut diantara implementation dan var

  1. var  
  2.   i:Integer;  
  3.   kodeBarang, namaBarang , harga : array [1..100] of string;  

Lalu buat sebuah procedure bernama procedure kondisiAwal tepat di bawah {$R *.dfm} , ketikan procedure berikut

  1. procedure kondisiAwal;  
  2. begin  
  3.   with FentriData do  
  4.     begin  
  5.       edKodeBarang.Clear;  
  6.       edNamaBarang.Clear;  
  7.       edHarga.Clear;  
  8.       btnTampilkan.Enabled:=false;  
  9.       btnPrint.Enabled:=false;  
  10.       i:=i+1;  
  11.       edKodeBarang.SetFocus;  
  12.     end;  
  13. end;  

Setelah itu pada FeditData event onShow , panggil procedure tadi seperti berikut

  1. procedure TFentriData.FormShow(Sender: TObject);  
  2. begin  
  3.   kondisiAwal;  
  4. end;  

Sekarang ,double-klik btnSimpan dan tambahkan kode seperti di bawah ini

  1. procedure TFentriData.btnSimpanClick(Sender: TObject);  
  2. begin  
  3.   if (edKodeBarang.Text='')or(edNamaBarang.Text='')or(edHarga.Text='') then  
  4.     begin  
  5.       ShowMessage('Data Tidak Lengkap');  
  6.     end  
  7.   else  
  8.     begin  
  9.       kodeBarang[i]:=edKodeBarang.Text;  
  10.       namaBarang[i]:=edNamaBarang.Text;  
  11.       harga[i]:=edHarga.Text;  
  12.       kondisiAwal;  
  13.       btnTampilkan.Enabled:=true;  
  14.     end;  
  15. end;  

Double-klik btnTampilkan lalu ketikan kode berikut

  1. procedure TFentriData.btnTampilkanClick(Sender: TObject);  
  2. var j:Integer;  
  3. begin  
  4.      moLaporan.Clear;  
  5.      moLaporan.Lines.Add('---------------------------------------------------------------------');  
  6.      moLaporan.Lines.Add('Kode Barang       Nama Barang         Harga ');  
  7.      moLaporan.Lines.Add('---------------------------------------------------------------------');  
  8.      for j:=1 to i do  
  9.      begin  
  10.         moLaporan.Lines.add(format('%8s  %19s   %22s',[kodeBarang[j],namaBarang[j],harga[j]]));  
  11.      end;  
  12.      btnPrint.Enabled:=true;  
  13. end;  

Terakhir agar data bisa di print , double-klik btnPrint lalu ketikan kode berikut

  1. procedure TFentriData.btnPrintClick(Sender: TObject);  
  2. var p : integer;  
  3.     dataCetak: TextFile;  
  4. begin  
  5.   AssignPrn(dataCetak) ;  
  6.    Rewrite(dataCetak) ;  
  7.    try  
  8.      for p := 0 to moLaporan.Lines.Count-1 do  
  9.        WriteLn(dataCetak, moLaporan.Lines[p]) ;  
  10.    finally  
  11.      CloseFile(dataCetak);  
  12.      i:=0;  
  13.    end;  
  14. end;  


Beres deh , sekarang jalankan program anda.Alurnya seperti ini : Anda tidak dapat menampilkan data sebelum ada data yang di simpan.Anda tidak dapat print data sebelum data di tampilkan di moLaporan.Anda juga tidak dapat menyimpan data bila ada edit yang masih kosong.Okey , coba anda inputkan data pada tiap field.Lalu tekan tombol simpan.Setelah itu anda dapat menampikan data atau menginput data lagi.Bila semua data yang di input telah di tampilkan , maka anda bisa melakukan proses print.Tiap proses print di panggil , maka otomatis data pada pada moLaporan di hapus.Bila masih ada kesalahan dalam program , silahkan bandingkan dengan program yang saya buat DISINI.Atau bila masih ada yang belum di mengerti , silahkan tinggalkan komentar.Sekian tutorial mengenai Cara Membuat Aplikasi Entri  Data Dengan Delphi 7 kali ini semoga bermanfaat.

8/05/2010

Membuat Pencarian Data Super Cepat Pada Delphi 7 - MySQL


Akhirnya posting lagi.Mohon maaf kepada agan yang melihat blog saya sepi dari konten :( ..Saya sedang disibukkan dengan pembuatan software sistem administrasi bengkel,tenaga saya beserta fikiran terkuras habis.Loh kok malah curhat !?
Hehe , apapula pencarian super cepat itu !?Bayangkan ketika kita memiliki database dengan ukuran file berlimpah.Suatu waktu kita membutuhkan data tertentu pada database tersebut.Apakah anda akan mencarinya satu persatu !? Saya tidak menyarankan bila data pada database berjumlah ratusan atau bahkan ribuan.Bisa berdarah-darah kayaknya :D .. Untuk itu saya akan memberikan tutorial membuat pencarian super cepat pada program delphi 7 yang di sandingkan dengan MySQL.Mari mulai.

Konsepnya seperti ini.Misal anda memiliki data karyawan dengan kategori : nama pengguna , user id , hak akses.Tambahkan comboBox dengan items kategori tadi.Tambahkan juga komponen TEdit.Pada event onChange TEdit inputkan kode berikut.

procedure TForm1.edit1Change(Sender: TObject);
var a : String;
begin
case comboBox1.ItemIndex of
    0 : a := 'nama_pengguna';    //
    1 : a := 'user_id'; // nama kolom pada tabel anda
    2 : a := 'hak_akses'; //
  end;
if (edit1.Text <> '') and (comboBox1.Text <> '') then
  begin
    QueryTabelAnda.Close;
    QueryTabelAnda.SQL.Clear;
    QueryTabelAnda.SQL.Add('select * from tabelAnda where '+a+' like "%'+edit1.Text+'%"');
   QueryTabelAnda.Open;
   dataGrid1.DataSource := QueryTabelAnda;
  end
else
  begin
    QueryTabelAnda.Close;
    QueryTabelAnda.SQL.Clear;
    QueryTabelAnda.SQL.Add('select * from tabelAnda');
    QueryTabelAnda.Open;
    dataGrid1.DataSource := QueryTabelAnda;
  end;
end; 

Untuk lebih jelasnya , perhatikan gambar dibawah ini.



Okey , sekian tutorial kali ini.Semoga bermanfaat.Mohon tinggalkan komentar :)

Oia , bila anda berminat untuk mempelajari delphi 7 dari tingkat dasar sampai mahir membuat aplikasi database sendiri.Silahkan kunjungi blog video tutorial saya DISINI.Tersedia video tutorial praktek selama 3 jam yang akan menuntun anda dengan mudah mempelajari pemrograman Delphi 7.

8/04/2010

Menggunakan MXLED.EXE untuk simulasi matriks LED

MXLED dikendalikan menggunakan dua buah port, yaitu sebuah Port sebagai port data dan sebuah lagi sebagai port kendali. Baik port data maupun port kendali diterima sebagai message pada WM_USER dengan sinyal pada wParam. Untuk menentukan bahwa sinyal yang diterima merupakan data atau kendali, MXLED akan melihat pada lParam. Jika lParam=2, maka sinyal yang diterima merupakan sinyal untuk data. Sedangkan jika lParam=1, maka sinyal yang diterima merupakan sinyal kendali.

Ada enam buah ukuran yang disediakan oleh MXLED, yaitu 8×16, 8×32, 8×48, 16×16, 16×32, dan 16×48. Untuk setiap ukuran tersebut ada dua pilihan orientasi, yaitu landscape dan portrait.

Sinyal kendali hanya menggunakan bit.0 dan bit.1 saja. bit.0 digunakan untuk mereset counter, sedangkan bit.1 digunakan untuk menaikkan counter.

Sinyal data digunakan untuk menentukan led mana yang menyala dan led mana yang padam. Untuk setiap saatnya, hanya ada delapan buah led yang dikendalikan, yaitu led pada kolom yang sedang aktif. Untuk menentukan kolom mana yang aktif, kita menggunakan counter. Pada saat counter direset, maka kolom 0 aktif. kemudian jika kita memberikan sinyal clock, yaitu sinyal pada bit.1, maka kolom aktif akan berpindah ke kolom 1. Kemudian jika diberikan sinyal clock lagi, maka kolom yang aktif menjadi kolom 2. begitu seterusnya.

Ada dua pilihan sinyal clock, yaitu transisi L ke H atau sebaliknya, yaitu transisi H ke L.

Susunan kolom-kolom LED tergantung dari ukuran maupun orientasi. Untuk orientasi landscape, maka kolom sebelah kiri merupakan kolom bawah dan semakin ke kanan semakin naik. Ini berlaku untuk ukuran 8x. Sedangkan untuk ukuran 16x, maka susunan LED dibagi menjadi dua blok baris. Nomor kolom pertama pada blok baris kedua adalah nomor kolom terakhir blok baris pertama ditambah 1.

Lebih jelasnya adalah sebagai berikut:

16x16

Baris0..7 : 0 1 2 ......15

Baris8..15: 16 17 18 ......31

16x32

Baris0..7 : 0 1 2 ......31

Baris8..15: 32 33 34 ......63

16x48

Baris0..7 : 0 1 2 ......47

Baris8..15: 48 49 50 ......95

Untuk setiap block baris, bit.0 akan mengendalikan LED paling atas, sedangkan bit.7 akan mengendalikan LED paling bawah.

Untuk orientasi portrait, kita membagi LED menjadi kolom atau blok kolom dan baris. Counter akan menentukan baris yang aktif. Baris paling atas adalah baris 0, dan akan aktif jika sinyal reset diaktifkan. Baris aktif akan menaik seiring dengan didapatnya sinyal clock.

Untuk ukuran 8x, kolom 0 adalah kolom paling kiri dan diaktifkan oleh bit.0. Sedangkan kolom 7 adalah kolom paling kanan dan diaktifkan oleh bit.7

Ketentuan untuk ukuran 16x bisa dianalogikan dari posisi pada orientasi landscape.

MXLED disimulasikan untuk bekerja seperti pada sistem matriks yang sesungguhnya. Jika kita mengatur perubahan baris atau kolom aktifnya dengan lambat, maka hanya akan terlihat delapan lampu yang bergerak melompat-lompat. Akan tetapi jika perubahannya cukup cepat, maka perubahan nyala lampu-lampunya akan terlihat mantap tidak berkedip. Jadi simulasi MXLED akan terasa seperti matriks led sungguhan.
Newer Posts Older Posts Home
Aulia DirUt. Powered by Blogger.
 

Followers

 

Templates by Nano Yulianto | CSS3 by David Walsh | Powered by {N}Code & Blogger